Categories
Entrepreneurship Marketing Online Web

5 Tips Cara Membuat Artikel yang Baik dan Benar

Menulis artikel tidak sekadar menuliskan informasi berdasarkan yang sudah ada. Untuk digital marketing, banyak cara membuat artikel agar pesan tersampaikan kepada pembaca secara efektif.

Artikel yang bagus tidak melulu menggunakan bahasa sastra. Tergantung pembaca yang menjadi target pasar, artikel perlu lebih dari sekadar baik dan benar. Penulis juga harus tahu cara membuat artikel yang enak untuk dibaca.

Cara Membuat Artikel yang Baik dan Benar

membuat tulisan di laptop
Photo by Startup Stock Photos on Pexels.com

Meskipun sudah menjadi hobi, menulis untuk keperluan tertentu seperti artikel tidak bisa sembarangan. Sebagai panduan, inilah lima cara membuat artikel yang baik dan benar untuk keperluan digital marketing:

Memilih topik yang menarik dan relevan

Apa yang ingin kamu tulis? Memilih tema besar memang mudah, tetapi bagian spesifiknya yang justru lebih menantang. Misalnya, kamu ingin menulis mengenai kehidupan kota. Fokusnya mau ke mana? Apakah kehidupan orang dewasa muda ibu kota, mulai dari kebiasaan harian mereka dan hal-hal yang menarik minat mereka sebagai orang dewasa muda? Atau yang lainnya?

white ceramic teacup with saucer near two books above gray floral textile
Photo by Thought Catalog on Pexels.com

Selain menarik, topik yang juga relevan dengan isu terkini dapat membantumu menulis dengan lebih fokus. Satu tema dapat mencakup banyak hal. Jadi, luangkanlah waktu dan pikiran untuk membaca mengenai topik pilihanmu. Catatlah hal-hal yang dirasakan penting untuk diketahui pembacamu.

Menentukan angle tulisan

Sudut pandang (angle) siapa yang akan dijadikan fokus dalam tulisan? Misalnya, kamu ingin mengulas perspektif perempuan dewasa muda dalam kehidupan perkotaan terkini. Kamu bisa mengulas pengaruhnya terhadap interaksi sosial mereka di kota, baik dengan keluarga sendiri maupun teman-teman serta orang-orang lain.

sudut pandang tulisan
Photo by Ollie Craig on Pexels.com

Artikel dengan sudut pandang yang kuat dapat menambah makna pada tulisanmu. Bila sudah fokus dengan sudut pandang tertentu, kamu akan lebih mudah untuk menyusun kata-kata.

Mempelajari semua referensi yang dibutuhkan untuk membuat artikel.

Jangan irit dalam mengandalkan referensi. Alih-alih cukup puas dengan hanya satu atau dua sumber referensi, carilah sebanyak mungkin referensi lain yang relevan dengan topik tulisan. Tentu saja, jangan lupa untuk tetap fokus dengan topik pilihanmu dalam menulis.

mempelajari referensi untuk membuat artikel
Photo by Startup Stock Photos on Pexels.com

Misalnya, kamu ingin mengulas interaksi sosial perempuan dewasa muda di perkotaan. Selain dari buku, artikel website, hingga berita, jangan lupa juga gunakan jurnal ilmiah. Bahkan, disertasi mahasiswa dengan tema serupa pun bisa dijadikan acuan bila isinya sungguh relevan.

Namun, jangan asal menyalin semua yang ditemukan secara mentah-mentah. Masalahnya, tidak semua sumber referensi dapat seratus persen dipercaya. Untuk itu, berhati-hatilah saat memilah-milah referensi tulisan. Bila satu tulisan mencantumkan tautan lain, entah ke artikel atau sumber lain sebelumnya, segeralah periksa link tersebut.

Satu hal lagi yang paling penting adalah untuk tidak menulis dengan ‘berat sebelah’. Maksudnya, tulisan tersebut hanya mewakili satu sudut pandang, padahal masih ada pendapat lain terkait topik yang tengah dibahas. Ibarat esai opini, cantumkan dua pendapat berbeda dalam satu masalah yang sedang dibahas.

Dengan demikian, tulisanmu akan terasa makin kaya dan nyata. Pembaca mendapat paket lengkap berupa satu isu dengan berbagai sudut pandang yang menyertainya.

Mengumpulkan data-data yang relevan

Yang dimaksud dengan data-data relevan adalah data yang kuantitatif. Misalnya, kamu ingin menulis tentang produk perawatan kulit (skincare) untuk perempuan dewasa muda. Cantumkanlah detailnya, mulai dari demografis usia, kelas sosial, domisili, hingga pekerjaan perempuan dewasa muda yang lazim menggunakan skincare.

mengumpulkan data relevan untuk membuat artikel
Photo by EVG Kowalievska on Pexels.com

Saat mencari data di internet, carilah data-data terkait. Misalnya, pendapat ahli kesehatan kulit mengenai produk perawatan yang aman digunakan. Hindari hanya mengandalkan review dari pesohor yang asal mengklaim produk tertentu sebagai yang terbaik. Kondisi kulit setiap perempuan berbeda-beda. Jangan hanya menelan review produk secara mentah-mentah. Teliti juga kandungan bahannya.

Lebih aman mendapatkan data dari pusat kesehatan kulit dan semua literatur dermatologi. Bila masih bingung, tidak salah juga bertanya pada kenalan yang profesinya ada di bidang tersebut.

Mengolah tulisan

membuat artikel menjadi nikmat dibaca
Photo by lilartsy on Pexels.com

Pertama, tentukan gaya penulisan yang nyaman. Kedua, perhatikan tanda baca dan kalimat sesuai EYD. Ketiga, variasikan kosakata agar tidak terjebak mengulangi kata yang sama terus-menerus. Misalnya, bila di awal paragraf, subjek yang dibicarakan adalah “bumbu dapur”, maka di paragraf kedua bisa diganti dengan “bumbu masak”.

Itulah beberapa cara membuat artikel yang baik. Jangan lupa untuk sering berlatih dan terus memperkaya kosakata. Selain itu, rajinlah membaca dan berpikir kritis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: