Categories
Technologies

4 Hal yang Kamu Wajib Tahu Sebelum Upgrade Storage SSD

Mau upgrade storage Harddisk mu ke SSD atau bahkan mau beli SSD baru karena SSD lama mu mulai penuh?Yuk simak poin-poin penting yang harus kamu ketahui lebih dulu, supaya gak salah beli:

1. Jenis chip NAND yang dipakai

Chip NAND ini adalah komponen dalam SSD yang jadi tempat data-data pentingmu bersemayam, di pasaran ada 4 jenis chip NAND yang digunakan para produsen SSD, ada SLC, MLC, TLC, dan QLC, namun di akhir tahun 2020 ini yang paling ramai digunakan karena keseimbangan antara performa dan harganya adalah “3D TLC NAND”.

Jadi kalau mau cari SSD yang terjangkau tapi punya performa yang optimal, carilah yang pakai chip NAND jenis ini.

2. Controller yang digunakan

Data yang akan disimpan ke dalam NAND perlu ada yang mengatur posisinya (wear leveling) supaya semua data tersebar merata ke seluruh bagian chipnya, begitu pun ketika ada data di dalam NAND yang ingin digunakan oleh sistem harus ada yang kasih tau ke sistem di mana posisi atau letak data tersebut dengan sangat cepat.

Itulah fungsi utama dari Controller dalam sebuah SSD, dan karena begitu pentingnya peran dari controller maka kita juga baiknya tau controller apa yang digunakan dan cari tahu bagaimana performanya.

Selain itu, controller ini juga bertanggung jawab melakukan tugas maintenance dalam sebuah SSD, yaitu melakukan TRIM dan Garbage collection, sehingga blok-blok di dalam chip NAND yang sudah tidak digunakan untuk menyimpan data bisa digunakan kembali..

3. Adakah DRAM cachenya?

Kalau tadi si controller itu fungsinya ngatur posisi dan bikin “peta” atau catatan posisi para data, nah si DRAM cache ini salah satu fungsinya adalah sebagai tempat menyimpan catatan atau “peta” yang dibuat oleh si controller tadi.

Beberapa produk SSD terkini yang budget friendly, rupanya meniadakan komponen DRAM cache ini, dan menggunakan chip NAND nya sendiri sebagai tempat penyimpanan “peta” dan kebutuhan cache nya.Saya sempat membahas sedikit beda antara DRAM dan NAND di postingan ini

Dari situ bisa kita lihat bahwa speed nya si NAND ini lebih lambat dari DRAM, itulah alasannya kenapa keberadaan DRAM cache ini begitu penting, salah satunya supaya performa kecepatan SSD nya lebih jooss..

Bayangin kalo kamu lagi nyari alamat menggunakan gmaps dalam hapemu, dan hapemu lemotnya minta ampun, kamu pasti akan lebih lama sampai ke alamat tujuanmu.
Kira-kira begitulah, saat sistem mencari data ke dalam sebuah SSD yang gak punya DRAM cache, jadi lebih lama menemukan data yang dibutuhkan.

4. TBW

Singkatan dari TeraBytes Written, atau jumlah data yang keluar masuk dalam sebuah SSD dalam satuan Terabytes.

*1 Terabytes = 1000 Gigabytes

TBW ini adalah salah satu parameter yang biasa digunakan untuk menggambarkan usia pakai atau ketahanan sebuah SSD.

Misal sebuah produk SSD mengklaim 200TBW, itu artinya setelah jumlah data yang ditulis ke dalam SSD totalnya mencapai 200 Terabytes, maka SSD tersebut akan mulai tidak bisa menyimpan data baru namun masih bisa dibaca data-data yang sudah tersimpan sebelumnya.
Jadi semakin besar TBW ini artinya semakin lama atau semakin bagus ketahanan sebuah SSD dalam menjalankan tugasnya..

Jadi untuk SSD ini, ada harga ada performa…

SSD murah-murah memang semakin banyak di pasaran, tapi gak banyak pedagang yang mau buka semua spesifikasi jeroan dalam marketing toolsnya,solusinya adalah sering2 baca review produk, dan mampir langsung ke website resminya untuk download product sheet-nya..

Selamat upgrade ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *