Categories
Note Technologies

Sistem PC yang Seimbang atau Bahasa Jawanya “Balance PC Build”.

Berbeda dengan laptop atau PC build up yang kita terima rapih tinggal pakai, PC rakitan atau dulu dikenalnya dengan sebutan komputer jangkrik harus diracik dan dipilih-pilih dulu komponen apa yang ingin digunakan, atau istilahnya “customized”… bebas mau pake komponen dari brand apa dengan spesifikasi yang kayak gimana….

Karena bebas inilah, performa PC rakitan sangat bergantung pada pengetahuan dari perakit atau pemiliknya, yang memilih dan memilah komponen apa yang ingin digunakan….

Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan adalah, memilih komponen yang ternyata tidak saling menguatkan, atau justru malah “menekan” komponen lain sehingga tidak bisa mengeluarkan kinerjanya yang optimal…lha khan sayang, beli komponen mahal-mahal tapi ternyata hanya bisa mengeluarkan sebagian kemampuannya, hanya karena salah pilih partner komponen lainnya….

Beberapa hal yang harus diperhatikan berdasarkan pengalaman gue selama ini membangun PC yang balance dan gak mubazir adalah:

1. Budget

Tentukan dulu pagu dana yang bisa digunakan untuk membangun komputer yang diinginkan, karena kalo gak pake batasan budget, biasanya akan membengkak seiring dengan laparnya mata dan hausnya keinginan utk memiliki komponen yang punya performa dahsyattt…

Dari budget total yang sudah ditetapkan, dibagi2 ke dalam beberapa komponen inti yang ingin dibeli… kalo gue biasanya dimulai dari yang paling mahal, yaitu VGA/GPU, dengan komposisi sekitar 20-30% dari total budget.

Setelah itu adalah Prosesor dan Motherboard, kedua komponen ini biasanya gue kasih komposisi 30-40% dari total budgetbaru sisanya untuk RAM, storage, power supply, masing-masing sekitar 10% dari total budgetdan terakhir baru casingnya, hehehe soale gue gak terlalu mentingin casing yang kudu mahal2… yang penting sesuai ukurannya dengan form factor motherboardnya, beress….

2. Motherboard + Prosesor

Selain harus sama platform/socket nya, yang perlu diperhatikan adalah chipset…

chipset ini semacam asisten administrasi dalam sebuah motherboard yang kerjanya ngatur apa dan gimana interaksi antar komponen yang terpasang di motherboard, otomatis dia juga yang ngatur gimana dan secepat apa semua komponen itu berinteraksi dengan prosesor sebagai pusat pemrosesan data…

Motherboard Biostar B350ET2
Motherboard Biostar B350ET2

memilih chipset jadi sangat penting karena beda chipset akan berbeda pula komponen-komponen apa saja yang bisa disupport oleh sebuah motherboard…

Jangan sampai misalnya kita maunya punya komputer dengan 10 colokan USB full speed yang langsung terhubung ke sistem, malah beli motherboard yang chipsetnya cuma bisa nampung 4 colokan USB dengan full speed, alhasil nanti kita perlu beli lagi perangkat USB hub yang pastinya tidak full speednya alias lebih lambat….

3. Paham kira-kira bakal dipake buat ngapain aja, paling enggak sampai 3 tahun ke depan..

Gue kalau bangun PC biasanya untuk jangka waktu 3 tahun ke depan gak bakal diganti atau diupgrade komponennya. Jadi gue bakal memprediksi kira sampai 3 tahun ke depan bakal dipake ngapain aja ini PC, dan dari sini juga akan ketauan kira-kira butuh berapa banyak kapasitas storage untuk menampung data-data sampai 3 tahun ke depan….

Duh udah kepanjangan rupanya, masih ada lanjutannya sebetulnya… etapi manfaat gak sih postingan begini buat teman-teman? coba minta pendapatnya ya di kolom komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: