Categories
Entrepreneurship Marketing Online

Cara Efektif Menulis Email Marketing untuk Bisnis Kecil

    Email marketing merupakan salah satu cara efektif untuk menjangkau audiens dan meningkatkan penjualan bisnis kecil Anda. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda harus tahu cara menulis email marketing yang efektif. Berikut adalah beberapa trik yang dapat Anda ikuti:

    1. Buat subject line yang menarik.

    Subject line merupakan bagian pertama yang dilihat oleh pembaca saat menerima email Anda. Jika subject line tidak menarik, pembaca mungkin tidak akan membuka email Anda. Buat subject line yang menjelaskan isi email Anda secara singkat tapi menarik, seperti “Dapatkan Penawaran Spesial hanya untuk Anda” atau “Waktunya Menyegarkan Gaya Rambut Anda dengan Diskon 50%”.

    2. Sesuaikan dengan audiens.

    black and white mud
    Photo by lil artsy on Pexels.com

    Sebelum mengirim email marketing, pastikan untuk mengetahui kebutuhan dan minat audiens Anda. Buat segmen audiens berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, atau minat, lalu sesuaikan isi email Anda dengan kebutuhan dan minat audiens tersebut. Misalnya, jika Anda menjual produk kecantikan, Anda dapat membuat segmen berdasarkan jenis kelamin dan usia, lalu menyesuaikan isi email dengan produk yang sesuai dengan kebutuhan audiens tersebut.

    3. Sertakan tautan yang relevan.

    Sertakan tautan ke website Anda atau produk yang Anda jual di dalam email Anda, agar pembaca dapat dengan mudah mengunjungi website Anda atau membeli produk Anda. Buat tautan yang mudah ditemukan dan mudah diklik, seperti dengan menggunakan tombol “Beli Sekarang” atau “Kunjungi Website Kami”.

    4. Gunakan call-to-action yang jelas.

    Call-to-action adalah pesan yang menyuruh pembaca melakukan sesuatu, seperti membeli produk atau mengunjungi website Anda. Buat call-to-action yang jelas dan menarik, seperti “Dapatkan Penawaran Spesial ini Sekarang Juga!” atau “Kunjungi Website Kami untuk Melihat Produk Terbaru Kami”.

    5. Sesuaikan dengan device yang digunakan.

    Pastikan bahwa email Anda dapat dibaca dengan baik di berbagai device, seperti ponsel, tablet, atau komputer. Buat email yang responsif, agar dapat disesuaikan dengan ukuran layar device yang berbeda.

    6. Gunakan personalisasi.

    man in brown dress shirt using laptop computer
    Photo by Edmond Dant├Ęs on Pexels.com

    Personalisasi adalah cara untuk menyertakan nama pembaca atau informasi lain yang spesifik ke dalam email Anda. Personalisasi dapat meningkatkan tingkat terbaca dan respon email Anda, karena membuat email terasa lebih pribadi bagi pembaca. Misalnya, Anda dapat menyertakan nama pembaca di subject line atau di dalam isi email, seperti “Halo [Nama], Dapatkan Penawaran Spesial hanya untuk Anda” atau “Terima kasih atas kepercayaan Anda, [Nama]”.

    7. Sertakan tanda tangan.

    Tanda tangan adalah informasi kontak yang disertakan di bagian bawah email Anda. Sertakan tanda tangan yang jelas, termasuk nama Anda, alamat email, dan nomor telepon, agar pembaca dapat dengan mudah menghubungi Anda. Jangan lupa untuk menyertakan tautan ke website atau media sosial Anda di dalam tanda tangan, agar pembaca dapat dengan mudah mengunjungi website atau media sosial Anda.

    8. Buat email yang singkat dan padat.

    Jangan membuat email yang terlalu panjang atau bertele-tele, karena ini dapat membuat pembaca merasa bosan dan mengurangi minat untuk membaca email Anda. Buat email yang singkat dan padat, dengan hanya menyertakan informasi yang penting dan relevan.

    9. Sertakan unsubscribe.

    gold letter y on black background
    Photo by Maksim Goncharenok on Pexels.com

    Sertakan tautan unsubscribe di bagian bawah email Anda, agar pembaca dapat dengan mudah berhenti menerima email dari Anda jika mereka tidak lagi ingin menerima email. Ini juga dapat membantu Anda menghindari pelanggaran spam dan memperkuat reputasi Anda sebagai pengirim email yang profesional.

    10. Uji coba email Anda sebelum mengirim.

    Sebelum mengirim email, pastikan untuk menguji coba email Anda terlebih dahulu dengan menggunakan alat uji coba email atau dengan mengirim email ke akun email Anda sendiri. Ini akan membantu Anda memastikan bahwa email Anda terlihat baik di berbagai device dan memungkinkan Anda untuk memperbaiki apapun yang mungkin salah.

    11. Sertakan statistik.

    Sertakan statistik tentang email Anda, seperti tingkat terbaca, tingkat klik, dan tingkat penjualan, di dalam laporan email Anda. Ini akan membantu Anda melacak kinerja email Anda dan mengetahui apa yang berhasil dan tidak berhasil dari setiap kampanye email.

    12. Tetap konsisten.

    Tetap konsisten dengan frekuensi dan jenis email yang Anda kirim, agar pembaca tidak merasa terkejut atau kehilangan minat terhadap email Anda. Misalnya, jika Anda mengirim email newsletter setiap minggu, pastikan untuk terus mengirim email setiap minggu.

    13. Tetap up-to-date.

    selective focus photography of leaves with water drop
    Photo by Pixabay on Pexels.com

    Pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru di dunia email marketing, agar Anda dapat terus meningkatkan strategi email Anda. Ikuti blog atau media sosial yang menyajikan informasi terbaru tentang email marketing, atau ikuti seminar atau workshop yang membahas topik tersebut.

    14. Uji A/B.

    Uji A/B adalah cara untuk menguji dua versi email yang berbeda dan membandingkan hasilnya. Anda dapat menguji berbagai element, seperti subject line, tata letak, atau call-to-action, dan membandingkan hasilnya untuk menentukan yang paling efektif. Uji A/B dapat membantu Anda meningkatkan tingkat terbaca, klik, dan penjualan dari email Anda.

    15. Integrasikan dengan media sosial.

    Integrasikan email marketing Anda dengan media sosial, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Ini akan membantu Anda meningkatkan jangkauan email Anda ke audiens yang lebih luas dan mempromosikan bisnis Anda di platform lain.

    16. Buat segmentasi.

    Segmentasi adalah cara untuk membagi audiens Anda menjadi kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan kriteria tertentu, seperti usia, lokasi, atau minat. Dengan membuat segmentasi, Anda dapat menyajikan email yang lebih relevan kepada audiens Anda dan meningkatkan tingkat terbaca dan respon email Anda.

    17. Sertakan testimoni.

    crop businessman using smartphone while resting on bench with takeaway coffee
    Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

    Sertakan testimoni dari pelanggan Anda di dalam email Anda, agar pembaca dapat melihat bagaimana orang lain menilai bisnis Anda. Testimoni dapat memperkuat kepercayaan pembaca terhadap bisnis Anda dan meningkatkan minat mereka untuk membeli produk atau layanan Anda.

    18. Gunakan alat email marketing.

    Gunakan alat email marketing, seperti Mailchimp, kirim.email, Constant Contact, atau Aweber, untuk membuat dan mengirim email Anda secara efektif. Alat-alat ini dapat membantu Anda mengelola daftar email, membuat tata letak email yang atraktif, dan mengirim email secara otomatis.

    19. Gunakan tata letak yang responsif.

    Pastikan bahwa tata letak email Anda responsif, sehingga dapat dibaca dengan baik di berbagai device, seperti laptop, smartphone, atau tablet. Tata letak yang responsif akan membantu meningkatkan tingkat terbaca dan memudahkan pembaca untuk mengklik tautan atau membeli produk Anda.

    20. Gunakan header dan footer.

    Gunakan header dan footer untuk menambahkan informasi tambahan, seperti tautan ke website atau media sosial Anda, di dalam email Anda. Header dan footer juga dapat digunakan untuk menambahkan tautan unsubscribe atau privasi.

    21. Gunakan call-to-action yang jelas.

    photo of person typing on computer keyboard
    Photo by Soumil Kumar on Pexels.com

    Sertakan call-to-action yang jelas di dalam email Anda, seperti “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang”, agar pembaca tahu apa yang harus dilakukan setelah membaca email Anda. Call-to-action yang jelas akan membantu meningkatkan tingkat klik dan penjualan dari email Anda.

    22. Tetap terkoneksi dengan pelanggan.

    Tetap terkoneksi dengan pelanggan Anda dengan mengirim email yang berkualitas secara teratur. Ini akan membantu mempertahankan minat pelanggan terhadap bisnis Anda dan meningkatkan kemungkinan mereka akan terus membeli produk atau layanan Anda.

    23. Gunakan email transaksional.

    Gunakan email transaksional, seperti email konfirmasi pemesanan atau email tanda terima, untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan Anda. Email transaksional dapat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda dan meningkatkan kemungkinan mereka akan terus membeli produk atau layanan Anda.

    Dengan memperhatikan trik-trik di atas, Anda dapat membuat email marketing yang efektif untuk bisnis kecil Anda. Email marketing dapat menjadi cara yang efektif dan efisien untuk menjangkau calon pelanggan dan mempromosikan bisnis Anda

    FAQ

    Apa itu email marketing?

    Email marketing adalah teknik pemasaran yang menggunakan email untuk mengirimkan pesan promosi atau informasi kepada calon atau pelanggan yang sudah terdaftar. Email marketing dapat membantu meningkatkan penjualan dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

    Mengapa bisnis kecil perlu menggunakan email marketing?

    Email marketing dapat memberikan manfaat yang besar bagi bisnis kecil. Email marketing membantu meningkatkan brand awareness, meningkatkan penjualan, dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Selain itu, email marketing juga relatif murah dan mudah digunakan.

    Bagaimana cara menulis email marketing yang efektif untuk bisnis kecil?

    Untuk menulis email marketing yang efektif untuk bisnis kecil, pertama-tama tentukan tujuan email tersebut. Kemudian buat subject line yang menarik dan fokus pada satu pesan utama. Gunakan judul dan paragraf yang jelas dan mudah dipahami. Gunakan gambar atau video untuk memperkuat pesan. Pastikan untuk memasukkan call to action yang jelas dan mudah dilakukan.

    Bagaimana cara membangun daftar email untuk email marketing?

    Untuk membangun daftar email untuk email marketing, Anda dapat mulai dengan mengajak pelanggan atau calon pelanggan untuk mendaftar. Anda juga dapat menggunakan formulir pendaftaran di situs web atau di toko Anda. Anda juga dapat mengadakan kontes atau menawarkan diskon untuk mereka yang mendaftar.

    Bagaimana cara mengukur kinerja email marketing?

    Untuk mengukur kinerja email marketing, Anda dapat menggunakan beberapa indikator kinerja, seperti tingkat terbuka, tingkat klik, dan tingkat konversi. Anda juga dapat menggunakan tools analisis yang tersedia dalam layanan email marketing yang Anda gunakan untuk mengetahui bagaimana email marketing Anda berperilaku dan membuat perbaikan jika diperlukan.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    %d bloggers like this: