Categories
Entrepreneurship Marketing Online Web

Apa dan Bagaimana Tips Memilih Domain untuk Website Bisnis Anda

Nama domain atau lebih singkat kita sebut dengan domain adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website yang alamat sebenarnya menggunakan nomor IP (Internet Protocol). Domain ini dibuat untuk memudahkan kita mengingat alamat sebuah website, karena nomor IP itu cukup panjang dan angkanya cukup sulit untuk dihafal bagi banyak orang.

Tahukah Anda domain pertama di dunia yang didaftarkan mulai digunakan pada tahun 1985 bernama symbolics.com, yang bahkan di tahun ini jaringan internet belum mendunia seperti sekarang. Namun sekarang total domain yang terdaftar menurut data dari Verisign, di akhir 2020 sudah terdapat lebih dari 300 juta domain dan setiap bulannya bertambah lebih dari 1 juta domain.

Jadi jika Anda ingin masuk ke dunia online terutama ingin membangun website untuk bisnismu, maka pengetahuan tentang domain sangatlah penting untuk dimiliki, mulai dari jenis-jenis nama domain yang tersedia, hingga cara memilih domain yang cocok untuk bisnismu. Yuk kita mulai pembahasannya.

Jenis-jenis Domain

Setelah tau apa itu domain, berikutnya yang harus diketahui adalah jenis-jenis domain itu sendiri, berdasarkan level atau tingkatan penamaannya dibagi menjadi 3 yaitu Top Level Domain, Second Level Domain, dan Third Level Domain, mari kita bahas lebih lanjut tentang ketiganya.

1. Top Level Domain (TLD)

TLD atau Top Level Domain adalah nama atau ekstensi yang letaknya ada di akhir nama sebuah domain. Sebagai contoh dalam blog ini www.ramadoni.com , yang dimaksud dengan TLD adalah akhiran .com nya. Top Level Domain ini pun punya beberapa tipe, yaitu:

gTLD (Generic Top Level Domain)

gTLD adalah ekstensi domain yang bersifat umum, tanpa ada keterangan lokasi, jenis organisasi, maupun tujuan kepemilikan website yang diwakilinya.

Beberapa Jenis gTLD yang sangat populer digunakan saat ini adalah

.com : biasanya digunakan untuk keperluan komersil atau bisnis

.org: biasanya digunakan untuk website organisasi umum

.edu: biasanya digunakan untuk website instansi Pendidikan

.net: biasanya digunakan untuk instansi atau Lembaga yang berhubungan dengan jaringan internet, atau penyedia jasa email.

gTLD ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan jenis TLD lain yaitu harganya yang relatif lebih murah dan pendaftarannya yang instan tanpa syarat khusus, hanya cukup data umum seperti email dan nama kita saja.

Adapun kekurangannya dalam menggunakan gTLD ini adalah sulitnya memilih nama yang kita inginkan, karena hampir tanpa syarat saat mendaftar artinya kita berkompetisi dengan orang lain sedunia untuk mendapatkan sebuah nama domain.

ccTLD (Country Code Top Level Domain)

ccTLD adalah ekstensi domain yang menunjukkan asal negara sebuah website, biasanya menggunakan inisial internasional sebuah negara, contohnya .us , .id , .cn , .sg dan lain-lain.

Kebijakan ccTLD ini sangat erat kaitannya dengan kebijakan negara yang menyelenggarakannya, di Indonesia sendiri awalnya yang digunakan adalah berupa second levelnya saja. Kita sebagai pengguna tidak bisa menggunakan ekstensi .id secara langsung dan hanya terbatas beberapa second level seperti .co.id , .go.id , .sch.id, .web.id, dan .ac.id.

Namun mulai tahun 2014 Kementrian Kominfo melalui PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) mulai memasarkan top level domain .id kepada masyarakat Indonesia secara umum.

Adapun kelebihan menggunakan ccTLD ini adalah untuk memperjelas identitas website sebagai asal Indonesia karena salah satu syarat untuk mendaftar adalah menggunakan identitas kewarganegaraan Indonesia alias KTP.

Selain itu karena ccTLD terbatas untuk wilayah negara tertentu maka pilihan nama domainnya juga masih banyak daripada gTLD, persaingannya lebih minim.

Selain kelebihan Adapun kekurangan menggunakan ccTLD adalah pendaftarannya yang lebih rumit ketimbang gTLD dan harganya relative sedikit lebih tinggi daripada harga gTLD yang sudah umum digunakan.

Premium TLD

Beberapa tahun terakhir ini muncul ekstensi domain premium yang punya harga lebih mahal namun memang menarik untuk digunakan bila kita ingin bergerak di bidang tertentu.

Contohnya adalah ekstensi seperi .site, .web, .travel, .digital, dan lain-lain.

Kelebihan menggunakan premium TLD ini adalah website Anda akan lebih mudah dikenali bergerak atau membahas tentang bidang tertentu.

Selain itu Anda bisa menggunakan premium TLD sebagai alternatif jika nama domain yang Anda inginkan sudah dimiliki orang lain di ekstensi gTLD.

Satu-satunya kekurangan premium TLD ini adalah harganya, yang lumayan jauh lebih tinggi dari .com dan gTLD populer lainnya.

2. Second Level Domain (SLD)

Masuk ke tingkatan yang berikutnya yaitu Second Level Domain atau SLD,

Secara singkat jika menggunakan contoh www.ramadoni.com , yang disebut dengan SLD adalah “ramadoni” nya, atau nama bisnis, nama institusi, ataupun nama apapun yang ingin Anda gunakan sebagai pembeda yang unik dari nama website yang lain.

Memilih SLD saya sarankan jangan asal, pilihlah nama yang unik, sangat mewakili diri atau bisnis Anda, dan tentunya jangan terlalu Panjang agar mudah diingat. Kita akan membahasnya lebih detil di bagian lain dalam tulisan ini nanti.

3. Third Level Domain (3LD)

3LD adalah nama domain yang kita berikan sebelum TLD dan SLD, kalau dalam blog ini saya menggunakan 3LD untuk menggambarkan sub domain.

3LD utama yang saya gunakan di website ini adalah “www” , selain itu saya juga menggunakan kata “kebun” di kebun.ramadoni.com yang sayangnya sampai hari ini belum sempat saya garap secara serius, hehehe… baru cita-cita aja punya kebun sendiri dan nanti akan saya bahas di subdomain tersebut.

Tips untuk Memilih Domain untuk Website Bisnis Anda

Memilih domain bukan hal yang sepele bila bisnis Anda ingin terjun ke dunia online secara komprehensif dan serius.

Beberapa tips untuk Anda dalam memilih domain untuk website bisnis adalah:

1. Gunakan nama brand bisnis Anda

Ini adalah prioritas utama bila bisnis Anda sudah memiliki nama brand, supaya aktifitas branding Anda bisa lebih menyeluruh maka saya sarankan nama domain website Anda harus sama dengan brand Anda.

2. Gunakan lebih dari satu TLD

Saya menyarankan gunakanlah .com sebagai TLD utama Anda bila masih tersedia, dan bila budget marketing Anda masih ada, jangan ragu untuk mendaftarkan nama domain yang sama di gTLD populer lain seperti .net maupun di ccTLD .id dan .co.id.

Hal ini dilakukan untuk mencegah pihak lain menggunakan nama brand bisnis Anda dan berbuat yang negatif dengan TLD populer yang lain dan seolah-olah berlaku seperti website resmi.

Anda tidak perlu membuat banyak website untuk domain lain selain domain utama Anda, silahkan menggunakan fitur redirect saja untuk mengarahkan domain-domain tambahan ini ke website brand utama Anda.

3. Gunakan hanya huruf

Saya sangat tidak menyarankan Anda menggunakan tanda baca seperti “-” atau angka pada domain Anda, contohnya ramadoni-keren.com atau aku-c1nt4-k4mu.com .

Kenapa? Karena menimbulkan potensi salah ketik saat ada pengunjung yang ingin ke website Anda.

4. Jangan Panjang-panjang

Nama domain yang Panjang pastilah membuat pengunjung web Anda sulit untuk mengingatnya.

Selain itu juga jadi “makan tempat” ketika Anda mecantumkan alamat web Anda di media lain seperti di kartu nama dan slide-slide presentasi maupun di kop surat bisnis Anda.

KESIMPULAN

Website bisnis membutuhkan sebuah nama yang mudah dikenali, mudah diingat, dan menggambarkan secara umum mengenai bisnis yang dijalankan. Nama itulah yang disebut dengan domain.

Memilih domain untuk web bisnis Anda juga jangan sampai sembarangan, gunakan nama brand Anda sendiri jika masih tersedia dan daftarkan lebih dari satu TLD popular, agar kemanan brand bisnis Anda semakin terjaga dan mengurangi resiko buruk akibat persaingan bisnis di kemudian hari.

Semoga tulisan ini ada manfaatnya dan menambah pengetahuan Anda tentang apa itu domain dan bagimana tips memilih domain untuk website bisnis Anda.

Bila Anda belum memilik website untuk bisnis Anda maka jangan ditunda, buatlah bila Anda tidak ingin ketinggalan peluang-peluang bisnis di dunia online ini. Dan bila bisnis Anda sudah memiliki website namun belum teroptimasi dengan konten-konten yang berkualitas, Anda bisa mengunjungi Jasa Penulis Artikel Profesional yang sudah teruji dan direview positif oleh para kliennya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: