Menyelaraskan Branding Personal dengan Branding Produk

branding personal

sumber gambar: everydayinterviewtips.com

Produk manapun yang ingin tetap eksis dalam kurun waktu yang relatif lama di tengah-tengah masyarakat haruslah memiliki keunikan, tanda khusus, atau image tertentu yang  membedakannya dengan produk-produk lain.

Keunikan, tanda khusus, atau image tertentu inilah yang akan kita sebut dengan branding.

Branding membuat orang-orang mudah mengingat produk Anda, branding pula yang seringkali mengetuk alam bawah sadar para calon pembeli sampai akhirnya memilih untuk membeli suatu produk ketimbang produk lain yang sejenis.

Produk-produk yang memiliki pelanggan loyal pastilah produk yang memiliki branding yang positif dan konsisten, namun para pelanggan loyal ini tidak akan sembarang memilih tempat atau orang sebagai medium pembelian mereka.

Para pelanggan loyal ini akan membeli produk pilihan mereka melalui tempat atau orang yang menurut mereka memiliki kesesuaian dengan brand produk yang akan mereka beli.
Contoh:

  • bagi para penikmat produk otomotif, maka mereka akan lebih memilih tempat pusat perbelanjaan otomotif atau orang (baca: penjual) yang menurut mereka memahami hobi otomotif sebagai tempat belanja kebutuhan otomotif mereka.
  • bagi para penyuka produk-produk Afrakids, maka mereka akan lebih memilih penjual yang memiliki semangat yang sama dengan value yang ditawarkan Afrakids, yaitu semangat berbagi konten positif islami, sehingga penjual yang memiliki kesabaran, akhlak muamalah yang baik, dan mengedepankan semangat dakwah lah yang akan memiliki peluang lebih tinggi dijadikan tempat pembelian oleh para pemburu produk-produk Afrakids.

Keselarasan antara branding produk dengan branding personal Anda sebagai penjual tentunya memerlukan proses dan konsistensi, usahakan sebaik mungkin Anda memahami visi misi produk yang Anda jual, dan sesuaikan dengan kehidupan pribadi Anda.

Bila Anda menjual produk-produk yang syarat dengan nilai kebaikan, maka yang pertama dan utama Anda lakukan adalah penuhi diri Anda dengan kebaikan-kebaikan yang muncul dari kesadaran dan ketulusan hati Anda, setelah itu sesuaikan cara Anda bicara, berpakaian, dan bertingkah laku.

Ketika branding personal Anda sudah sesuai dengan branding produk yang Anda jual, maka Anda akan lebih mudah dikenali dan menjadi top of mind bagi para calon pembeli. Anda akan menjadi sangat dekat diasosiasikan dengan produk yang Anda jual, yang kemudian hasilnya insyaAllah akan sangat positif bagi perjalanan penjualan Anda di waktu-waktu mendatang.

Selamat membangun personal branding yang selaras dengan produk Anda,
Bacaan lain yang juga bisa Anda simak mengenai branding personal dan bisnis -> http://www.ramadoni.com/mengapa-entrepreneur-butuh-branding-bisnis-dan-personal/

Semoga bermanfaat

FR
afrakids.com | bangnanachips.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *