Kritik Itu Vitamin, Jenderal!!

Kritik itu vitamin

sumber gambar: robertsnow.files.wordpress.com/2011/09/anton_critic.jpg

Kebanyakan orang dengan mudah menerima gagasan orang lain yang memiliki kesamaan dengan nilai dan kepercayaan pribadinya,
Sebaliknya, bila ada gagasan dari orang lain yang bertentangan dengan nilai dan kepercayaan yang sudah diyakininya sejak lama maka akan dengan mudah ditolak atau bahkan langsung memberikan respon negatif kepada gagasan yang berbeda tersebut.

Masalahnya sebagai seorang penjual, Anda akan sering bertemu dengan orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda dengan Anda, yang memiliki keyakinan berbeda, yang juga merupakan calon pembeli atau pelanggan Anda.

Dengan begitu maka gagasan-gagasan baru dan berbeda akan banyak sekali menghampiri Anda, tak terkecuali kritikan dari calon pembeli, mulai dari kritik ringan sampai dengan kritik yang sulit sekali Anda terima.

Kuncinya adalah bagaimana caranya Anda sebagai penjual menerima kritikan dari sudut pandang yang berbeda dari yang selama ini Anda gunakan. Karena jika tetap melihat kritik dari sudut pandang yang biasa Anda gunakan, maka Anda akan cenderung selalu menolak kritik, yang kemudian menyebabkan komunikasi tidak efektif dengan calon pembeli Anda, yang ujungnya adalah kegagalan deal atau closing.

Kritik yang masuk harus bisa Anda ubah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi diri Anda dan juga bermanfaat bagi kegiatan penjualan Anda di kemudian hari. Oleh karenanya Anda harus mulai belajar menghadapi kritik dengan positif dan kelapangan dada, serta dengan otak yang terus berputar supaya kritik ini menjadi proses pembelajaran yang mendatangkan inovasi baik dari sisi produk maupun dari sisi kegiatan penjualan Anda sendiri.

Kunci selanjutnya adalah dengan latihan, berkomunikasilah dengan sebanyak mungkin orang yang punya latar belakang berbeda dengan Anda, dengan begitu kemungkinan Anda mendapat kritik akan semakin besar, dan dengan seringnya mendapatkan kritik Anda akan lebih siap mengadapi kritikan. Dan dengan kesiapan itulah Anda akan lebih bisa menguasai diri saat ada kritik menghampiri, bahkan Anda akan bisa mengubah kritik yang disampaikan dengan cara tidak baik sekalipun menjadi sebuah saran yang membangun bagi kemampuan menjual Anda di waktu-waktu mendatang.

Jadi jangan takut dengan kritik, hadapilah dengan tenang, terima dengan baik, lalu tetap memperlakukan si pemberi kritik dengan baik, jangan terlalu defensif apalagi sampai menjatuhkan si pemberi kritik.

Kembalikan tujuan Anda menelusuri jalan sebagai seorang penjual, bila visi mulia dan tujuan langit yang Anda tuju, maka tidak ada alasan untuk merasa kecewa dengan kritikan dari manusia lain, jadikan itu vitamin yang akan menambah performa Anda menuju visi mulia dan tujuan langit Anda lewat kegiatan berjualan.

FR
afrakids.com | bangnanachips.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *