Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Bersubsidi Kita ??


Harga minyak dunia turun hingga di bawah US$71 per barel pada Rabu (15/10), harga ini merupakan titik terendah dalam 13 bulan terakhir yang mungkin disebabkan oleh krisis finansial global. Bila kita bandingkan dengan saat harga minyak dunia menyentuh US$140 per barel yang akhirnya membuat pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, jelas secara logika seharusnya saat ini harga BBM bersubsidi dapat turun menyesuaikan harga minyak dunia yang juga merosot.
Namun baru harga BBM Industri yang turun, padahal roda kehidupan rakyat menengah ke bawah sangat dipengaruhi oleh harga BBM bersubsidi yang banyak digunakan oleh angkutan transportasi yang mengangkut bahan makanan ke pasar-pasar tradisional, maupun jasa angkutan umum yang banyak digunakan oleh masyarakat menengah ke bawah.
Bila kita ingat sekali lagi pernyataan pembenaran kenaikan harga BBM bersubsidi oleh SBY-JK yang mengatakan bahwa Negara hanya dapat mensubsidi harga BBM hingga US$120 per barel, maka sudah seharusnya harga BBM bersubsidi turun sesuai dengan janji SBY-JK tersebut.
Barulah terlihat di sini, mana pemimpin yang khianat dan mana pemimpin yang amanah. Jangan sampai orang-orang yang serupa dengan mereka memiliki kesempatan menindas kita lagi 4 tahun ke depan, lalu pertanyaannya adalah apa yang harus kita lakukan sekarang, disaat pemimpin-pemimpin yang menelan ludahnya sendiri tersebut masih berkuasa dan menindas dengan kedustaan mereka? akankah kita terus diam dengan pasrah menunggu momen PEMILU berikutnya yang kita semua tahu belum juga menjamin kesejahteraan Indonesia ke depan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *