Categories
Entrepreneurship Marketing Online

Jangan Terlena dengan Jualan Laris di Platform Online Oran Lain

Dalam berbisnis, salah satu aspek penting yang membuat bisnis bisa terus berjalan adalah aspek pemasaran, atau marketing… yang di dalamnya juga termasuk penjualan atau sales…

Marketing sendiri merupakan hal yang menurut saya paling dinamis dalam sebuah bisnis…

performanya bergantung dari banyak sekali faktor… mulai dari kondisi sosial, ekonomi, bahkan teknologi yang senantiasa berevolusi dari waktu ke waktu…

saat ini teknologi informasi, atau lebih spesifik lagi, internet membawa perubahan yang sangat masif dalam dunia marketing…

sampai-sampai muncul lah beberapa istilah seperti “digital marketing” , “content marketing”, “search engine marketing” , dan lain-lain…

semuanya bermuara ke arah yang sama, yaitu bagaimana mensukseskan aspek marketing di dunia baru yang muncul bersamaan dengan lahirnya internet…
dunia yang nyaris tanpa batas… semua informasi bisa diakses kapan pun , di mana pun, dan oleh siapapun…

hal inilah yang melahirkan perilaku-perilaku baru dalam transaksi pembelian…
sekaligus melahirkan platform-platform penjualan yang tidak jarang ikut andil mengubah perilaku pembelian manusia modern saat ini…

tidak hanya perilaku pembelian yang berubah… perilaku penjualan pun sama…
bagaimana tidak, penjualan dan pembelian adalah dua sisi mata uang yang sama… akan selalu beriringan

mari kita lihat dari sudut pandang sebagai seorang penjual…

salah satu hal paling penting dalam berjualan adalah sales channel, atau jalur penjualan…. alias dari jalur mana saja yang kita harapkan mendatangkan penjualan…

semakin banyak jalur penjualan yang bisa kita gunakan semakin baik…

kalau berbicara sales channel online, ada beberapa yaitu:
1. platform media sosial (fb, ig, tiktok)
2. email
3. website
4. online marketplace (shopee, tokped, bukalapak, lazada)
5. program affiliasi
6. aplikasi messaging (WhatsApp, telegram)
7. Reseller Network (WarungUmat, dll)

dari sales channel online ini, website adalah sales channel dari sales channel online ini, website adalah sales channel yang paling memberikan kita keleluasaan… tapi apakah dia bisa berdiri sendiri tanpa sales channel yang lain?
.
Jawabannya adalah BISA…
tapi apakah bisa optimal hasilnya? TENTU TIDAK… hehehe…

semua sales channel di atas akan memberikan hasil optimal, bila kita bisa mengkombinasikan semuanya dengan baik…
bagaimana caranya? adalah dengan membuat sales funneling yang baik pula….
.
duh apa pula itu sales funneling? haha
.
silahkan dicari di mbah gugel, udah banyak yang bahas panjang lebar…
tapi secara singkat, sales funneling adalah alur penjualan atau langkah2 yang harus dilalui pembeli Anda sebelum akhirnya sampai kepada Anda untuk membeli…

apapun sales funneling yang Anda gunakan, keberadaan website menjadi wajib…
.
entah posisinya diletakkan pada awareness, maupun ditaruh di action/conversion…
tinggal kekuatan Anda yang menentukan, apakah bisa merogoh kocek cukup jauh untuk bisa mengkonversi penjualan langsung di website Anda yang berbentuk toko online dengan segala fiturnya…
atau cukup dengan menaruh informasi-informasi tentang produk, yang kemudian untuk transaksi Anda arahkan ke aplikasi messaging seperti WA…

itulah bukti keleluasaan sebuah website bisnis milik Anda sendiri,
Anda bebas mengatur fungsi dan posisinya di dalam sales funneling Anda…

lalu muncul pertanyaan, bagaimana kalau kita sudah menikmati penjualan yang baik di platform-platform lain selain website kita sendiri?
.
Wah itu bagus sekali, artinya produk Anda sudah diterima market, tugas berikutnya adalah bagaimana cara market bisa menemui produk Anda di pembelian selanjutnya…
atau bila belum bisa melakukan pembelian selanjutnya, setidaknya mereka tau di mana bisa mengikuti perkembangan produk Anda, misalkan informasi perkembangan produk/jasa terbaru yang Anda sedang kerjakan dan akan diluncurkan…
.
di situlah peran website milik Anda sendiri,
Anda bisa menuliskan, atau memfoto, atau memvideokan produk/jasa terbaru dan mempublishnya di website Anda…
Tentunya di dalam produk/packagingnya sudah Anda sisipkan terlebih dulu alamat website resmi produk Anda

Beberapa format website bisnis yang bisa Anda buat, tergantung posisinya dalam sales funneling Anda:
1. Company Profile
Berisi info-info umum tentang bisnis Anda, produk-produk apa saja yang Anda tawarkan, program-program (marketing, sosial non-profit, dan lain2) apa saja yang sedang dilakukan oleh bisnis Anda, serta bagaimana Anda bisa dihubungi untuk membicarakan kerjasama lebih lanjut.

2. Toko online
Tempat pengunjung untuk membeli produk Anda secara langsung. lengkap dengan data stok, fitur hitung ongkir, cart system, dan fitur2 lain yang umumnya ada di marketplace.
*website jenis ini, lebih kompleks pembuatannya, dan betul-betul dimaintain secara realtime. tentunya butuh modal lebih banyak, harus diperhitungkan dengan matang sebelum memutuskan menggunakan website jenis ini untuk bisnis Anda.

Saran saya, bila Anda ingin berbisnis dalam jangka waktu yang cukup panjang, maka keberadaan website bisnis Anda sendiri tidak bisa ditawar-tawar…
.
Setelah itu, Anda harus buat sales funneling Anda sendiri, supaya terlihat di posisi manakah seharusnya website bisnis Anda berada,

Dengan diketahuinya posisi website dalam sales funneling, Anda bisa menentukan format website yang akan Anda buat.. apakah berbentuk company profile atau berbentuk toko online

Apapun format website yang dibuat, website Anda memerlukan “nutrisi” berupa konten tulisan, maupun gambar+caption

Anda bisa membuat sendiri konten yang dibutuhkan,
atau bila Anda terlalu sibuk, Anda bisa memesan tulisan ke jasa penulis artikel website, sesuai konteks dan keyword yang diinginkan

Sekian pembahasan malam ini, ingat sales funneling adalah koentji…
Jangan terlena dengan penjualan dahsyat di platform orang lain, tetaplah waspada, mulailah membangun website bisnis Anda sendiri,
Sehingga bila suatu saat nanti Anda dengan sangat terpaksa harus pindah, Anda sudah punya “rumah” sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *