Yuk Gunakan Growth Mindset dan Buang Jauh-jauh Fixed Mindset

Beberapa hari terakhir saya cukup tertarik dengan bahasan mindset dari buku “Mindset The New Psychology of Success” karya Prof. Carol Dweck.

Menurut buku ini, manusia itu berdasarkan jenis mindset nya terbagi jadi dua, yang pertama adalah manusia yang punya fixed mindset dan yang kedua adalah manusia yang puya growth mindset.

Mindset apaan sih?

Mindset itu kumpulan dari cara berpikir atau memproses segala informasi yang masuk ke dalam diri, lalu kemudian menghasilkan respon atau perilaku yang nampak dalam keseharian hidup manusia.

Orang dengan fixed mindset selalu yakin bahwa kemampuan dasar yang dimilikinya seperti kecerdasan atau bakat, adalah hal yang sudah fix/tetap, ya gitu aja udah gak bisa diapa2in, kalo udah “kurang pinter” yaudah gak bisa diapa2in lagi biar jadi pinter.

Nah, kalo orang dengan growth mindset, selalu yakin bahwa kualitas dirinya itu sangat tergantung dengan effort/usaha dia sendiri untuk mengasahnya, jadi kalo ngerasa “kurang pinter” ya harus cari cara biar berubah jadi “cukup pinter” atau bahkan bisa jadi “pinter banget”. Dan yes, itu semua perlu extra effort atau usaha yang khusus.

picture of growth mindset

from langwitches.org

Di antara kedua jenis orang dengan mindset yang berbeda di atas, ternyata menurut penelitian, yang lebih berpotensi untuk menjadi orang sukses dan lebih bermanfaat bagi orang2 di sekitarnya, adalah orang yang memiliki Growth Mindset.

Manusia dengan Growth MIndset, disinyalir lebih tahan banting, dan gak gampang stress kalo ketemu masalah dalam hidupnya. Dia lebih enjoy menghadapi masalah, dan selalu bisa mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
Dan hampir semua orang sukses di dunia, adalah manusia yang memiliki Growth Mindset.

Tapi tenang, kabar baiknya, kalau kamu, eh saya maksudnya, ngerasa “waduh gue orang fixed mindset nih, susah jadi orang sukses deh gue”, masih ada harapan guys… karena ternyata mindset ini bisa kita ubah kok.

Gimana caranya? gampang banget euy,
Cukup dengan mengetahui dua jenis mindset tadi (yang pastinya sekarang sudah tau karena baca tulisan ini),
lalu pahami diri sendiri, saat muncul perasaan ogah menerima tantangan, ngerasa dihakimi dan malu berat oleh kegagalan, ngerasa males ngerjain sesuatu yang keliatannya butuh extra effort,
maka segeralah ubah mindset kita menjadi Growth Mindset, jeng…jeng…jeng… (kamera zoom in – zoom out)… 
yaitu dengan cara pastikan diri kita segera menerima tantangan yang ada tadi, langsung pelajari kegagalan yang baru terjadi (gak usah terlalu lama larut dalam rasa malu), dan langsung kerjakan saat ini juga apa-apa yang tadinya males untuk dikerjakan.
dan jangan lupa, untuk terus melakukannya, jangan berhenti sampai di sini…

Ramadoni
Happiness Engineer of
Afrakids.com | Bangnanachips.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *