berikut merupakan uneg2 yang berkelebat di kepala saya beberapa bulan terakhir, akhirnya bisa dikeluarin via twitter.com, dan sekarang kepingin mendokumentasikannya biar lebih mudah dibaca. Tujuan utamanya sebetulnya sebagai pengingat buat diri sendiri, biar ingat pernah menulis begini dan biar istiqomah dengan pemahamannya sendiri.
Tweet-tweet ini disusun berdasarkan waktu, semakin ke bawah semakin mutakhir.
- ini buat gw ya,dan mungkin berbeda dgn Anda,semua perbedaan bisa disatukan oleh cinta antara laki-laki dan perempuan (nikah),kecuali agama
- “pacaran islami” ??? hihihi geli dengernya… kayak semacam pembenaran atas sesuatu yang jelas2 ngerusak hati… *pengalaman pribadi*
- yang jelas itu blundernya arti istilah “pacaran” itu sendiri… nah daripada bingung, gimana kalo kita buang aja dari kamus hidup kita
- bukankah Rasul pernah bilang ke kita, untuk meninggalkan hal yang terdapat keraguan di dalamnya… jadi yang pasti-pasti aja deh
- begitu deh jadinya kalo hal2 yang terkait dengan hati, dicampur aduk sama logika,ya gak nyambung brur
- Alhamdulillah, cuci otak dan hati (a.k.a hidayah) ini datang di waktu yg belum terlambat *nyawa masih dikandung badan soalnya,sempet taubat*
- beneran deh, apapun definisi dan batasannya.. yang namanya “pacaran” itu lebih banyak mudharat ketimbang manfaat..
- karena cinta terhadap lawan jenis dan segala skill perilaku yang dibutuhkan itu sifatnya alamiah,gk perlu tuh pake tameng “kan belajar dulu”
- hikmah yang bisa gw ambil setelah merasakan apa itu “pacaran” adalah : what a fool life of mine,please forgive me ya Allah
- continue reading…
Dauroh yang saya ikuti mulai tanggal 6 sampai dengan 8 November 2009 ini sedikit berbeda dari dauroh-dauroh yang saya ikuti sebelumnya, karena pada dauroh yang ditujukan untuk mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Keperawatan UI kali ini, status saya bukanlah sebagai mahasiswa lagi melainkan menjadi alumni. dan sangat kebetulan pada dauroh kali ini saya dan teman seangkatan saya Rian menjadi angkatan tertua dalam acara tersebut padahal biasanya senior-senior angkatan di atas kami selalu datang, ya maklumlah karena acara dauroh seperti ini biasanya digunakan sebagai media silaturahim lintas angkatan bagi kaum laki-laki yang bersifat minoritas di kampus yang sebagian besar “penduduknya” merupakan kaum wanita.
Ini kali pertama saya menulis tentang hikmah yang saya dapatkan dari kegiatan yang bersifat Islami di bulan Ramadhan ini, bila sebelumnya saya menuliskan pelajaran yang saya dapat dari sebuah film maka kali ini akan saya coba tuliskan mengenai hikmah yang baru saja saya dapatkan dari kuliah subuh yang disampaikan oleh ustadz Syaiful di Mesjid dekat rumah saya selepas solat Shubuh berjamaah hari ini.
Terlambat memang bila saya menuliskan sekedar review atau alur cerita di film yang konon disebut-sebut sebagai film kontroversial. Mengapa disebut kontroversial?? karena bila dilihat sepintas dari Judul dan gambar covernya, tidak sedikit yang akan beranggapan bahwa film ini merupakan penggambaran Islam sebagai sebuah agama yang bersinggungan dengan salah satu jenis makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT, yaitu perempuan. 





