Syukur dalam Bekerja

Maka keajaiban akan menyapa dari arah tak terduga. Mulailah. Karena dalam keberanian memulai itulah terletak kemudahannya. Bukan soal punya dan tak punya. Mampu atau tak mampu. Miskin atau kaya. Kita bekerja, karena bekerja adalah bentuk kesyukuran yang terindah. Seperti firmanNya;

..Bekerjalah hai keluarga Daud, untuk bersyukur. Dan sedikit sekali di antara hambaKu yang pandai bersyukur. (QS Saba’: 13)

sepenuh cinta,

Salim A. Fillah

 

—+++—

 

Subhanallah, memang Ustadz kita yang satu ini terkenal dengan kata-katanya yang boleh dibilang “memabukkan” hati para pembacanya. Potongan tulisan di atas saya ambil dari blog beliau di http://salimafillah.com/bekerja-maka-keajaiban/ .

Sebuah tulisan yang cukup menohok, dimana kebanyakan diantara kita (temasuk saya) masih bekerja/belajar/berwirausaha hanya berniat sekedar memenuhi kebutuhan kita di dunia. Jarang sekali di antara kita (termasuk saya) berangkat dari rumah dengan niat untuk bersyukur kepadaNya, mensyukuri segala bentuk kemudahan yang sudah kita terima selama hidup ini mulai dari bernapas, kemampuan untuk melihat, merasa, meraba, dll.

 

Rasa syukur yang luput inilah yang membuat kita dengan mudahnya mengeluh dan mengumpat saat kita bertemu “hiasan penikmat” di dalam hajat sehari-hari kita entah dalam pekerjaan kita, pembelajaran kita, hubungan kita dengan manusia lain, atau bahkan dalam masa penantian kita akan doa-doa yang selama ini kita panjatkan kepadaNya.

 

Oleh karena itu, yuk mulai sekarang masing-masing dari kita cek kembali niatan apa yang sudah kita letakkan di dalam pekerjaan-pekerjaan yang  kita lakukan sehari-hari, sudahkah Bersyukur masuk di dalamnya? atau jangan-jangan hanya sekedar untuk mengisi waktu luang sampai kita berpulang kepadaNya kelak?

 

Lalu pertanyaannya lagi, bila kita tidak mulai bersyukur dari sekarang, apa yang akan kita bawa saat kita pulang kepadaNya kelak? sudahkah hal-hal yg menurut kita adalah bentuk ibadah kita kepadaNya cukup untuk membawa kita ke sisi terbaik-Nya? sedangkan bersyukur adalah salah satu ibadah yang bernilai besar hisabnya nanti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *