Seni Berkenalan yang Asik dan Mudah Diingat Orang Lain

cara memperkenalkan diri

berkenalan

“Yaelah don, kenalan mah kenalan aja kali, gak usah pake seni segala..?”
.
Mungkin ada beberapa dari kita yang menganggap berkenalan adalah sebuah hal yang kecil dan tidak penting, serta sangat mudah untuk dilakukan.
Tapi bagi seorang penjual, apalagi Anda yang mengaku pebisnis, berkenalan adalah salah satu momen paling penting yang punya pengaruh cukup besar terhadap kesuksesan Anda.
.
Pahitnya, ternyata tidak semua orang lihai berkenalan dengan cara dan “gaya” yang tepat. ?
.
Di awal-awal saya memutuskan untuk menjadi seorang penjual, hal yang paling saya remehkan adalah soal berkenalan ini. Saya berkenalan sekenanya, tanpa ilmu, boro-boro punya strategi…
.
“Hah, gak salah lu broh, kenalan aja pake strategi segala?”?
.
Sebagai salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap kesuksesan karir dan bisnis kita, proses berkenalan haruslah kita perhatikan, bahkan harus kita susun strateginya
.
Leonard Zunin, dalam bukunya “Contact: The First Four Minutes” menyatakan bahwa:
“Kegagalan atau kesuksesan sebuah percakapan/komunikasi seringkali ditentukan oleh apa yang kita lakukan di 4 menit pertama saat kita bicara” ??
.
Nah dalam sebuah percakapan dengan orang yang baru kita kenal, apa sih yang biasanya kita lakukan di 4 menit pertama?
Yes.. salah satunya adalah berkenalan… paling tidak kita punya waktu 30-60 detik dalam 4 menit tersebut yang bisa digunakan untuk berkenalan…
Jadi berkenalan itu sangat menentukan sukses atau gagalnya sebuah percakapan, sebuah presentasi bisnis, atau bahkan sebuah materi penting yang harus kita sampaikan demi kemaslahatan umat..
.
“Lalu gimana donk mas, cara atau strategi berkenalan yang baik?”
.
1. Tulus
Ketulusan itu bisa menembus jiwa dan meluluhkan hati lawan bicara.
Bagi seorang penjual, pastilah percakapan yang sedang dimulai sangat diharapkan mendatangkan penjualan.
Tapi dalam sesi berkenalan ini, kesampingkan dulu perasaan ingin berjualan yang menggebu-gebu, utamakan ketulusan untuk saling mengenal dulu, supaya pembicaraan selanjutnya berlangsung lebih hangat dan lebih nyaman.
.
2. Jabat Tangan Erat
Erat bukan artinya kencang ya, sampai-sampai membuat si penerima sampai meringis kesakitan, bukan…
Maksudnya adalah erat yang menyatakan ketegasan nan elegan bahwa kita sigap dan siap bekerjasama,
jangan letoy saat berjabat tangan, dan jangan lupa menatap mata lawan bicara dibarengi dengan senyum penuh ketulusan.
.
3. Ucapkan Salam dengan Sopan
Bagi sesama muslim, salam terbaik adalah mengucapkan “Assalamu’alaykum”,
Namun perlu diperhatikan juga situasinya, ika kita ada di forum formal yang heterogen dan kita tidak yakin bahwa lawan bicara kita beragama Islam, kalimat salam berupa “selamat pagi, siang, sore, dan malam” adalah pilihan yang tepat untuk digunakan.
Lain lagi jika suasanya lebih santai kalimat seperti “Apa kabar, pak” terdengar lebih ringan dan lebih bersahabat untuk diucapkan.
.
4. Menyapa dengan Akrab
Di beberapa kesempatan, boleh jadi kita sudah mengetahui lebih dulu nama lawan bicara kita.
Jika demikian, jangan ragu untuk menyebutkan namanya, saya jamin akan lebih cepat mengakrabkan dan lawan bicara pun lebih senang karena merasa dikenal oleh kita.
.
5. Berikan Kartu Nama
Yap, ini kebiasaan yang sangat baik untuk dilakukan. Bawalah kartunama Anda kemanapun Anda pergi, karena itulah satu-satunya cara termudah untuk meninggalkan identitas Anda dengan cepat pada momen-momen berkenalan yang singkat.
Dalam kartunama harus sangat jelas tertulis, apa yang kita jual, bagaimana kita bisa dihubungi, dan value apa yang diusung oleh produk kita.
.
6. Perkenalkan Diri dengan Singkat dan Padat
Beberapa yang harus Anda sampaikan saat berkenalan adalah:
a. Nama lengkap
b. Nama panggilan
c. Latar belakang bisnis atau produk
d. Pernyataan positif
contoh:
“Perkenalkan nama saya Ferdias Ramadoni, kawan-kawan saya lebih sering memanggil saya Doni, saya salah satu pendiri Afrakids, yaitu sebuah gerakan dakwah kreatif berbasis bisnis produk anak-anak.
Alhamdulillah saat ini saya bersama ribuan orang dalam jaringan penjualan Afrakids sudah hadir di lebih dari 80 kota di seluruh Indonesia.
Saya sangat senang bisa berkenalan dan bertemu langsung dengan Pak Joko”
.
So tunggu apa lagi… ayo keluar.. ayo bertemu orang-orang baru… dan ayo berkenalan menggunakan strategi…
.
Semakin banyak berkenalan, semakin banyak teman, semakin banyak silaturahim yang berkait… insyaAllah kita akan dibukakan oleh Allah SWT pintu-pintu rezeki yang selama ini tertutup..
.
Dan jangan lupa, ketika rezeki-rezeki itu datang, ada hak orang lain di dalamnya, jangan sampai lupa ditunaikan yaa.. ?

FR – Afrakids.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *