Rangkuman hidup setahun terakhir (bagian 1)

Sudah beberapa hari gue ada di dalam tahun Hijriah yang baru, dan beberapa hari lagi gue pun bakal memasuki tahun Masehi yang baru. Lalu apa saja yang udah gue lakukan setahun belakangan ini? prestasi kah, atau bahkan ternyata hanya hal-hal absurd yang gue lakukan setahun belakangan ini? mari kita kupas secara random dan tentunya dengan beberapa sentuhan galau nan labil khas gue yg biasa gue abadikan di akun twitter.

Tahun 2010 ini kalo gue bilang adalah tahun dimana banyak banget ilmu-ilmu baru yang nyangkut di kepala dan hati gue. Mulai dari ilmu yang sangat berguna bagi masa depan gue sebagai seorang pedagang sampai ilmu ecek-ecek yang membuat gue tahan banting dikala gue galau bin labil.

Awal tahun 2010 ini, ada satu unit bisnis gue yang go public *sok perusahaan yg punya saham* yaitu usaha web hosting yang sekarang begitu terkenal sejagat maya dengan brand Hosting BiangWeb , #lebay.  Usaha ini lahir awalnya sebagai “proyek sapujagat” gue dan kawan-kawan, kenapa dibilang sapujagat? karena sebelumnya gue udah punya usaha web development dimana setiap setelah selesai membuat website pastilah gue akan pergi ke perusahaan hosting untuk dionlinekan di jagat maya. Melihat semakin banyaknya orderan bikin web, kok ya sayang kalo duitnya pergi ke tempat lain, kenapa gak sekalian aja gue juga punya usaha hostingan? lalu kun fayakun… lahirlah si Hosting BiangWeb itu.

Beberapa bulan ngejalanin bisnis yang so far so good tapi belum bisa membuat gue kaya secara finansial, ternyata tanpa gue sadari membuat kadar percaya diri gue naik sedikit demi sedikit. Merasa sudah bisa mencari nafkah sendiri walaupun belum banyak, apalagi disebut “mapan”, membuat gue mulai berpikir ke arah nikah-menikah #eeeaaa… dimulailah pembicaraan dengan bo-nyok mengenai kegelisahan dan kegalauan hati ini, dan tanpa disangka-sangka ternyata gayung bersambut, mereka oke-oke aja namun tentunya dengan beberapa catatan kecil yang buat gue bukan masalah yang berarti, cuummmaaaa…. yang menjadi masalah terbesar dan sangat berarti adalah, gadis waras mana yang mau gue nikahin yak??

Kemudian dimulailah petualangan cinta dalam rangka pencarian istri oleh seorang pemuda sehat raga dan sehat jiwa #eeeaaa… bagian pencarian ini sensor aja deh ya… malu juga kalo diceritain soalnya belum nampak hasil yang signifikan *tentunya masih terus dalam proses penelitian dan pengembangan oleh para ahli demi hasil yang lebih maknyuuss*

segini dulu ah tulisan pemanasannya, maklum gue udah lama gak nulis jadi agak-agak susah keluarnya. Semoga di postinga berikutnya kepala gue lebih gampang ngeluarin ide-idenya,  have a nice saturday =)

11 thoughts on “Rangkuman hidup setahun terakhir (bagian 1)

Leave a Reply