Memulai Bisnis dengan Idealisme

Saya merupakan orang yang sangat suka berbisnis, karena menurut saya dengan bisnis saya bisa bertemu banyak orang baru dan dengan berbisnis saya bisa mengoptimalkan semua kemampuan yang saya miliki untuk bisa bermanfaat bagi orang lain.

Dari kalimat di atas pembaca sudah bisa melihat idealisme apa yang saya bawa dalam berbisnis, bagi saya bertemu banyak orang dan bisa bermanfaat bagi orang lain adalah idealisme yang coba saya bawa dalam setiap kegiatan bisnis yang saya lakukan, apapun itu. Jadi ketika saya memutuskan untuk memulai sebuah bisnis atau melakukan ekspansi, harus ada kedua komponen idealisme saya tersebut di dalamnya.

memulai bisnis dengan idealisme

memulai bisnis dengan idealisme

Idealisme setiap pebisnis berbeda satu sama lain, dan hal itu lah yang menurut saya seharusnya dimasukkan ke dalam nilai-nilai perusahaan yang sedang kita bangun. Kenapa? karena dengan idealisme inilah kita bisa fokus dan tetap berusaha kuat kala kesulitan menerpa bisnis yang sedang kita perjuangkan.

Dan dilihat dari sisi kebaikan, bisnis yang dikerjakan dengan penuh idealisme positif yang tidak bertentangan dengan nilai sosial dan agama yang umum berlaku di masyarakat inilah yang biasanya aktif memberikan pengaruh positif bagi perkembangan dan pembangunan sosial masyarakat yang bersinggungan dengan bisnis tersebut.

Sekarang coba pembaca lihat perusahaan-perusahaan startup yang sukses berkembang akhir-akhir ini, kebanyakan dari mereka membawa idealisme yang sangat kuat. Bermodal dengan idealisme tersebut, mereka dengan gigih mempertahankan bisnisnya dan mengupgrade diri dan segala hal yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan -yang bukan melulu tentang uang- dari bisnis yang sedang mereka bangun.

Yakinilah bahwa jika kebaikan dan manfaat yang sedang kita perjuangkan, maka uang dan keuntungan finansial akan mengikuti kemanapun kita pergi. Uang dan kawan-kawannya itu bersumber dari manusia, dan manusia secara alami akan selalu mendekati segala sesuatu yang bermanfaat baginya, termasuk Anda dan bisnis penuh manfaat yang sedang Anda perjuangkan saat ini.

Jadi, tak peduli seberapapun keuntungan finansial yang bisa Anda dapatkan dari bisnis Anda, coba cek lagi idealismenya. Apakah sudah sesuai dengan idealisme Anda? jika belum, coba masukkan idealisme Anda pelan-pelan ke dalamnya dan rasakan kenikmatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *