Kreatifitas: Sebuah Pemberian atau Hasil Perjuangan??

ide, ide, dan ide

ide, ide, dan ide

Setelah blogwalking di blog favorit terbaruku yang sangat inspiring karena memang berisi tentang ide-ide kreatif sang penulis, menimbulkan pertanyaan sebenarnya kreatifitas itu datang sendiri ataukah hasil dari perjuangan kita dalam mengasah kreatifitas itu sendiri.

bila kita belajar dari perjalanan hidup orang-orang kreatif seperti Yoris Sebastian sepertinya kretaifitas tidak datang begitu saja, walaupun memang sepertinya sudah ada bakat-bakat tertentu pada orang-orang kreatif di luar sana, tapi taukah Anda bahwa ternyata kreatif juga bergantung sejauh mana Anda dapat berpikir positif terhadap diri Anda sendiri, setidaknya itulah yang dikatakan oleh Yoris Sebastian sebagai orang yang kadar kreatifitasnya di atas rata-rata orang normal lainnya.

Lebih dalam kita lihat ke dalam seorang Yoris Sebastian, ternyata dia merupakan seorang yang pantang menyerah apalagi dalam melakukan hal-hal yang disukainya. Benar juga yang dikatakan bahwa Creativity will come when you’re happy, saya pun pernah mengalaminya, tiba-tiba saya memiliki ide yang menurut saya cukup oke ketika dihadapkan pada sebuah masalah dalam bidang yang sangat saya sukai yaitu Web Development.

Masalah demi masalah yang datang membuat cara berpikir kita menjadi semakin luas diiringi dengan pengalaman yang semakin bertambah pula dalam menghadapi sebuah masalah, kuncinya hanya satu yaitu sejauh mana kita bisa belajar dari masalah yang kita hadapi saat ini dan pastikan ketika masalah ini datang lagi kita akan dapat menanganinya dengan cepat dan tepat karena sudah pernah bertemu sebelumnya.

dengan semakin banyaknya masalah yang dihadapi, kemampuan kita dalam mencari kemungkinan-kemungkinan jalan untuk memecahkan masalah juga semakin tajam, layaknya sebuah pisau yang terus diasah otak kita pun demikian dan akhirnya sense of solutiveness pun meningkat.

jadi saya percaya bahwa kreatifitas bukanlah hal yang didapat begitu saja, namun juga bagaimana kita mengasah sekecil apapun bakat yang kita dapatkan, bila kita analogikan semua manusia layaknya semua prajurit yang diberikan senjata. Tidak ada prajurit yang tidak memegang senjata, seperti kita tidak ada satupun dari manusia normal yang tidak berakal, namun skill prajurit sangat ditentukan oleh bagaimana ia berlatih dan bagaimana ia mengasah senjatanya, begitupun kita. Kretafitas yang ada tergantung dari sejauh mana kreatifitas itu dilatih dan sebanyak apa kreatifitas itu digunakan untuk memecahkan masalah yang ada pada setiap diri manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *