Antara Terapeutik dan Efisien Saat Berbicara

Dunia keperawatan memiliki sebuah prinsip terapeutik dalam segala tindak-tanduknya saat menghadapi klien. Terapeutik?? bagi Anda pembaca yang tidak dekat dengan dunia kesehatan atau keperawatan, mungkin agak sedikit bingung dengan istilah ini. Terapeutik adalah segala tindakan atau usaha yang memberikan manfaat kesehatan atau mengembalikan ke kondisi sehat pada orang yang sedang sakit. Jadi perawat dituntut dalam setiap kegiatannya yang berhubungan dengan klien memiliki efek terapeutik yang membawa kesembuhan bagi kliennya.

Tulisan saya kali ini akan mencoba membahas bagaimana seorang perawat seharusnya berkomunikasi verbal khususnya berbicara kepada klien agar memberikan efek terapeutik dan juga efisien bagi klien dan perawat. Seperti yang telah dijelaskan di atas mengenai konsep terapeutik,menurut Egan (1998) dalam Kozier,et.al (2004)  perawat perlu memperhatikan beberapa hal saat berbicara dengan klien seperti:

  1. Berhadapan dengan lawan bicara
    posisi ini menyatakan bahwa perawat siap untuk berbicara atau secara tidak  langsung perawat seperti mengatakan (”saya ada untuk anda”).
  2. Sikap tubuh terbuka (tidak bersilangan)
    Sikap tubuh yang terbuka membuat perawat terlihat bersedia untuk mulai berkomunikasi.
  3. Menunduk/memposisikan tubuh kearah/lebih dekat dengan lawan bicara
    Posisi ini memperlihatkan perawat  siap  untuk merespon dalam komunikasi (mendengar dan berbicara).
  4. Pertahankan kontak mata, sejajar, dan natural
    mata sejajar menunjukkan kesediaan perawat untuk mempertahankan komunikasi.
  5. Bersikap tenang, terlihat bila tidak terburu-buru saat berbicara dan menggunakan  gerakan/bahasa tubuh yang natural

cara-cara tersebut dinilai dapat memberikan efek terapeutik yang optimal kepada klien, selain itu dalam berbicara dengan klien kita perlu memahami prinsip efisien yaitu, usaha yang kita keluarkan untuk berbicara/berkomunikasi dengan klien sebanding dengan efek terapeutik yang didapatkan oleh klien. Beberapa tip berbicara efisien dapat kita jumpai dari dunia marketing yang sering dituntut untuk menyampaikan deskripsi produknya dalam waktu singkat namun memiliki efek persuasif yang dahsyat sehingga produknya laris manis di pasaran.

Tampaknya perawat pun perlu untuk belajar dari kalangan bisnis untuk bisa berkomunikasi/berbicara efisien sehingga tidak banyak waktu yang terbuang dan perawat dapat mengerjakan pekerjaan lain tanpa harus meninggalkan kegiatan komunikasi terapeutik kepada klien. Info dan penjelasan selengkapnya mengenai berbicara efisien silahkan klik link berikut ini.

One thought on “Antara Terapeutik dan Efisien Saat Berbicara

  1. (thinking)
    kenapa kita harus memulai komunikasi therapetik dengan mengatakan “apa yang bapak/ibu rasakan?”
    kata ini jika kita telaah memang rasional rasanya menjawab untuk menggali perasaan pasien, namun yang saya alami sering pasien yang latang pendidikannya dibawah justru menganggap aneh kata ini??? mereka bilang lucu..saya bingung suster mau jawab apa.
    lalu….bagaimana sebaiknya…???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *